Senin, 01 Agustus 2011

Membuat "Personal Statement" yang Memukau

KOMPAS.com - Sebagian besar aplikasi beasiswa mensyaratkan adanya surat pernyataan pribadi ataupersonal statement. Surat ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk menunjukkan keunikan dan potensi yang dimiliki kepada dewan penilai. Bahkan, kekuatan personal statement ini akan menentukan apakah Anda layak menjadi pemenang diantara kandidat lainnya. Sebagai mahasiswa internasional perlu diberikan alasan mengapa Anda memilih kuliah di negara tertentu dan apa pelajaran yang akan bisa Anda dapatkan untuk membantu mencapai kesuksesan di masa depan. Jangan lupa, dalam penulisannya juga harus menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang baik.
Bagaimana membuat personal statement yang dahsyat? Tips yang dibuat oleh Hotcourses Indonesia ini mungkin bisa membantu. Silakan simak! 

First thing’s first:
 
Pertama, ketahuilah bahwa sebuah personal statement harus berisi pesan positif tentang diri Anda. Gunakan bahasa yang menunjukkan keunikan pribadi dan rasa antusias Anda terhadap kesempatan kuliah di perguruan tinggi tersebut. Gaya penulisan personal statement setiap orang berbeda. Ada yang menggunakan metode menulis esai, atau dengan membagi-bagikan bagian dalam bentuk paragraf.
Mulailah dengan menulis paragraf pengantar yang menarik perhatian pembaca.
- Jangan pernah copy-paste atau menjiplak personal statement orang lain. Plagiarisme dianggap sebagai hal yang sangat serius dalam dunia akademis dan melakukan pelanggaran. Jika ini terjadi tentu akan merugikan aplikasi Anda.         
- Jangan berbohong tentang kemampuan dan prestasi Anda. Sampaikan secara jujur dan carilah fakta penyeimbang yang bisa menjadi "promosi" diri Anda serta menjelaskan potensi Anda tanpa terkesan arogan.         
- Jangan menyertakan informasi yang tidak relevan dalam tulisan Anda. Ingatlah bahwa universitas hanya tertarik kepada Anda sebagai seorang mahasiswa. Mereka berharap untuk mengetahui bagaimana kepribadian Anda dan apakah bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan akademik. 
- Jangan menulis ulang informasi yang sudah tercantum dalam formulir aplikasi Anda. Kedua dokumen ini harus saling melengkapi, dengan campuran prestasi dan karakter pribadi yang meyakinkan.
Program kuliah pilihan Anda 
Berikan alasan terbaik mengapa Anda ingin mempelajari jurusan kuliah yang Anda pilih. Jelaskan juga pemahaman Anda tentang apa saja yang diperlukan dalam pembelajaran program tersebut dan mengapa Anda adalah kandidat yang cocok. Jika satu personal statement Anda akan diajukan untuk beberapa program kuliah berbeda, carilah kesamaan mereka dan keterampilan yang dibutuhkan.
Keterampilan dan prestasi 
Sangatlah menguntungkan jika Anda mencantumkan informasi tentang jenis keterampilan dan prestasi yang Anda miliki. Hal ini akan menunjukkan keaktifan Anda dalam kegiatan akademis maupun non-akademis. Cobalah untuk menghubungkan bakat Anda dengan apa yang dibutuhkan oleh program kuliah pilihan.
Hobi 
Anda bisa menyampaikan hobi Anda, misalnya kegiatan olahraga, kemampuan Anda berbahasa asing, alat musik yang Anda mainkan dan lainnya. Pikirkan bagaimana hobi Anda tersebut dapat dihubungkan dengan program pilihan atau keterampilan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan gelar.
Pengalaman kerja 
Sertakan informasi pengalaman kerja yang menurut Anda relevan dengan program kuliah pilihan. Kaitkan keterampilan Anda dalam pekerjaan tersebut dengan persyaratan pendaftaran unversitas.     

Rencana masa depan 
Tunjukkan pada universitas bahwa Anda sosok yang mempunyai motivasi tinggi. Jelaskan bagaimana Anda akan menggunakan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh saat lulus nanti untuk mencapai cita-cita di masa depan.   

Nah, setelah selesai menulis draf pertama, periksalah lagi untuk setiap kesalahan seperti tata bahasa, ejaan dan tanda baca. Baca lagi untuk memastikan personal statement Anda ditulis dalam gaya bahasa yang jelas dan ringkas. Sebuah personal statement dengan kesalahan tentu saja tidak akan memberikan kesan yang baik. Tunjukkan draf Anda ke teman, keluarga, atau guru untuk mendapat bantuan dan masukan dari mereka.
Personal statement bukan sekedar kesempatan bagi universitas untuk mengenal Anda, tetapi dapat juga menguntungkan Anda untuk mengetahui dengan jelas pikiran dan ambisi pribadi. Yang paling penting, bagaimana Anda bermaksud untuk mencapai cita-cita Anda. Kunci utama dalam penulisanpersonal statement adalah kejujuran. Jika Anda benar-benar ingin memelajari program yang Anda pilih, pasti akan terbukti dalam tulisan Anda.
Sumber: Hotcourses Indonesia

Bersiap Hadapi Wawancara Beasiswa!


KOMPAS.com - Bagi Anda yang tengah berburu beasiswa, ada baiknya mempersiapkan segala sesuatu sejak sekarang. Sebab, ada sejumlah tahap yang harus dilalui untuk memenangkan sebuah beasiswa. Tak cukup hanya mengisi formulir sesuai ketentuan, mengajukan esai yang menakjubkan, atau pun menyertakan surat rekomendasi yang meyakinkan. Beberapa pendonor beasiswa mensyaratkan wawancara sebagai penentu, siapa kandidat yang mereka pilih. Nah, mari bersiap diri, siapa tahu Anda akan menjadi salah satu kandidat yang diwawancara!   

1. Ajak seseorang untuk berlatih mewawancarai Anda 
Ini adalah ide baik yang bisa Anda lakukan untuk melatih kemampuan wawancara sebelum Anda diwawancara. Dengan bantuan salah seorang anggota keluarga, Anda bisa mereka-reka pertanyaan yang akan diajukan oleh panitia nantinya.
Misalnya:
* Apa prestasi akademik terbesar Anda?    
* Apa kegiatan ekstrakurikuler yang Anda ikuti?    
* Bagaimana cara Anda menghadapi hambatan besar dalam hidup?    
* Apa penghargaan yang pernah Anda menangkan?    
* Apa yang ingin Anda lakukan setelah lulus dari perguruan tinggi?  
* Bagaimana Anda melihat diri Anda ketika telah menjadi sarjana?
2. Datang tepat waktu 
Pada hari wawancara, jangan terlambat! Hal tersebut bisa menjadi nilai tambah dan membuat kesan baik dengan tiba lebih awal. Terlihatlah sebagai seorang profesional.   

3. Menjaga sikap
Cobalah untuk tidak gelisah atau tampak gugup saat wawancara. Duduk diam dan buatlah kontak mata dengan pewawancara. Buat posisi tubuh Anda terlihat tenang dan terkesan profesional. Jangan takut dengan setiap jawaban yang Anda berikan. Karena gumaman seperti ”um” atau ”ah” dapat membuat jawaban Anda terlihat ragu-ragu dan tampak tidak yakin.

4. Berpakaian sopan dan tepat 
Anda tidak harus berpakaian secara formal, tapi semi formal yang tepat untuk wawancara beasiswa. Celana panjang dan kemeja panjang adalah paduan yang tepat untuk wawancara seperti ini. Tapi bagi pria, jas dan kemeja akan membuatnya terkesan lebih profesional. Sedangkan gaun atau rok serta kemeja bisa menjadi paduan tepat bagi wanita muda. Namun, apapun pakaiannya, usahakan agar tidak ada kerut.   

5. Mengetahui diri sendiri
 
Selain menyadari tindakan dan tubuh Anda, Anda harus menyadari apa yang Anda katakan. Jika Anda tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukan, jangan mencoba untuk menjawab dengan jawaban palsu. Mintalah penjelasan lebih lanjut atau katakan Anda tidak tahu. Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda menyadari seberapa jauh pengetahuan Anda ketika menjawab lebih cepat.   

6. Ajukan sedikit pertanyaan
 
Sementara menunggu waktu wawancara, siapkan beberapa pertanyaan untuk panitia. Pertanyaan mengenai pemberi beasiswa atau sponsor beasiswa jika hal tersebut tidak dijelaskan dalam formulir aplikasi beasiswa. Memiliki beberapa pertanyaan seperti itu, membuat Anda terlihat siap. Selain itu, Anda terkesan nyaman dengan bahan yang anda pelajari.   

7. Cobalah untuk tidak terlalu gugup
 
Tidak diragukan lagi, bahwa banyak pewawancara menginginkan si pelamar menjadi gugup. Jadi bersiaplah. Persiapkan diri dengan baik dan jangan tunjukkan bahwa kamu gugup. Coba Anda pikirkan: aplikasi saya sudah cukup baik, sehingga saya bisa menyisihkan beberapa calon penerima. Ini sudah memasuki setengah pertempuran!
Biarkan fakta bahwa Anda dipilih dari banyak orang tumbuh di kepala Anda. Hal ini bisa membuat kepercayaan diri Anda semakin bertambah.
Sumber: Go College