Jumat, 04 Maret 2011

15 Tahun Lagi Danau Limboto Lenyap

Lingkungan

Penulis: Aris Prasetyo | Editor: A. Wisnubrata
Kamis, 3 Maret 2011 | 16:16 WIB




KOMPAS/Aris Prasetyo Danau Limboto, di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dilihat dari Benteng Otanaha, pada Kamis (24/2). Kedalaman danau menurun drastis dari 14 meter pada tahun 1932 menjadi tiga meter pada tahun ini. Revitalisasi danau mendesak dilakukan.

GORONTALO, KOMPAS.com — Diperkirakan dalam kurun waktu 15 tahun lagi Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, akan lenyap. Penyebabnya adalah pendangkalan yang terus-menerus terjadi setiap tahun. Kini, kedalaman danau hanya 3 meter saja atau menurun dari 14 meter pada tahun 1932.
Kepala Bidang Lingkungan Hidup pada Balai Lingkungan Hidup, Riset, dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo Rugaya Biki mengatakan hal itu, Kamis (3/3/2011) di Gorontalo. Luasan danau juga berkurang drastis dari 7.000 hektar pada tahun 1932 menjadi 3.000 hektar saja pada tahun ini. Penyebab terbesar pendangkalan adalah endapan lumpur yang masuk ke dalam danau.
”Jika tidak ada perlakuan terhadap danau tersebut, kami prediksikan 15 tahun lagi danau akan lenyap atau rata dengan permukaan darat. Padahal, danau ini sangat vital perannya sebagai tangkapan air hujan untuk mencegah banjir di Gorontalo,” kata Rugaya.
Rugaya mengatakan, pendangkalan danau dipengaruhi matinya sebagian besar sumber mata air 23 sungai dan anak sungai yang bermuara di Danau Limboto. Akibatnya, saat terjadi hujan tanah di dasar sungai tergerus hujan dan terbawa ke danau. Dari 23 sungai dan anak sungai itu, hanya tiga sungai yang masih normal.
Kepala Balai Lingkungan Hidup, Riset, dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo Rauf A Hatu mengatakan, tanggung jawab pemulihan danau tidak semata-mata ada di tangan pemerintah, perlu keterlibatan masyarakat dan lembaga nonpemerintah yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Apalagi, pemulihan danau membutuhkan waktu yang panjang dan dana besar .

Rabu, 02 Maret 2011

Bentuk iPad 2 Beda dengan Generasi Pertama

Selasa, 1 Maret 2011 | 23:05 WIB

ENGADGET
Mock up iPad 2 di arena Cinsumer Electronics Show (CES) 2011 yang dilansir blog teknologi Engadget.
KOMPAS.com - Jangan kaget jika iPad generasi kedua atau banyak disebut-sebut iPad 2 bakal hadir dengan bentuk berbeda ketimbang iPad generasi pertama. Ini artinya beragam aksesoris terutama sarung pembungkus yang selama ini dirancang untuk iPad generasi pertama mungkin tak bisa lagi dipakai untuk iPad 2.
Situs web teknologi ITProPortal.com melaporkan, berdasarkan informasi dari sumber salah satu produsen aksesoris Apple, ukuran layarnya juga bakal lebih lebar. Namun, ukuran bingkainya tak selebar iPad yang ada saat ini.
Layar yang lebih lebar kemungkinan untuk mengakomodasi resolusi yang lebih baik. iPad 2 disebut akan mendukung video HD (high definition) dan dengan resolusi 1280 x 960. Ukuran layarnya bisa jadi sebanding dengan HP Touchpad dan Motorola Xoom yang 10,1 inci, sedikit lebih besar ketimbang iPad saat ini yang berlayar 9,7 inci.
Rumor mengenai bentuk iPad 2 ini menambah spekulasi yang berkembang dalam beberapa hari terakhir. Banyak sumber menyatakan iPad 2 akan hadir dengan pilihan bingkai warna putih bukan hitam seperti sekarang, telah dilengkapi kamera, dan speaker eksternal lebih gahar.
Namun, semua rumor tersebut akan terjawab dalam konferensi pers yang akan digelar Apple, Rabu (2/3/2011) di Yerba Buena, San Francisco, AS.